Jakarta – Pemerintah mengungkapkan masih ada ribuan desa di Indonesia yang belum memiliki akses internet hingga tahun 2026. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan besar dalam pemerataan digital nasional.
Mengutip laporan dari Antara, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mencatat sebanyak 3.029 desa masih berada dalam kondisi “blank spot” atau tanpa sinyal internet. ()
Asisten Deputi Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polkam, Agus Pandu Purnama, menyebut bahwa kondisi tersebut mencerminkan kesenjangan akses digital yang masih terjadi, terutama di wilayah terpencil dan kepulauan.
Keterbatasan akses internet ini berdampak pada berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi digital, hingga akses informasi masyarakat. Pemerintah menilai konektivitas digital kini menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing nasional.
Selain faktor geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, pembangunan infrastruktur telekomunikasi di daerah terpencil juga menjadi tantangan utama dalam pemerataan jaringan.
Pemerintah pun mendorong kolaborasi antara kementerian, pemerintah daerah, dan operator telekomunikasi untuk mempercepat pembangunan jaringan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi satelit di wilayah yang sulit dijangkau.
Langkah percepatan ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital dan mendukung target pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
source: Antaranews↗, Tumble Digital↗

