Seorang mahasiswa di Riau diduga terlibat dalam pembuatan situs web palsu yang menyerupai layanan perbankan resmi. Situs tersebut kemudian digunakan oleh pelaku lain untuk menjalankan aksi phishing, yakni mencuri data pribadi dan informasi keuangan korban.
Modus yang digunakan adalah dengan mengarahkan korban ke situs tiruan yang tampilannya sangat mirip dengan situs bank asli. Korban yang tidak curiga kemudian memasukkan data penting seperti username, password, hingga kode OTP, yang kemudian dimanfaatkan pelaku untuk mengakses rekening mereka.
Baca Juga: Istana Ungkap Anggaran Sapi Kurban Prabowo Capai Rp 100 Miliar dari Banpres↗
Akibat aksi tersebut, sejumlah korban dilaporkan mengalami kerugian finansial yang cukup besar, dengan total mencapai sekitar Rp 1 miliar. Pihak kepolisian kini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan pelaku serta alur distribusi situs palsu tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian karena menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber kini semakin kreatif dalam memanfaatkan teknologi, termasuk dengan melibatkan pihak muda yang memiliki kemampuan teknis untuk membuat situs tiruan.
Baca Juga: Luhut Singgung Masa Depan Bea Cukai, Bisa Diganti Sistem AI dan Danantara↗
Aparat juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengakses layanan perbankan digital, terutama dengan memastikan alamat situs resmi dan tidak sembarangan memasukkan data pribadi di halaman yang mencurigakan.
source: Situs Bank Palsu Bikinan Mahasiswa Riau Dipakai Phising, Korban Rugi Rp 1 M↗

