Iran menyampaikan pandangan bahwa peluang terjadinya perang besar baru dengan Amerika Serikat relatif kecil, meskipun hubungan kedua negara masih berada dalam kondisi tegang akibat rangkaian konflik sebelumnya di Timur Tengah.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi antara Iran dan AS yang beberapa waktu terakhir diwarnai serangan militer, balasan rudal, serta operasi di beberapa wilayah strategis di kawasan tersebut. Meski demikian, pihak Iran menilai bahwa situasi masih bisa dikendalikan dan tidak serta-merta akan berkembang menjadi perang besar skala penuh.
Baca Juga: Sapi Kurban di Bogor Kabur Saat Hendak Disembelih, Warga Sampai Minta Bantuan Damkar↗
Sejumlah pejabat Iran sebelumnya juga menegaskan bahwa meskipun negara mereka siap menghadapi kemungkinan konflik, mereka tetap membuka ruang untuk menghindari perang berkepanjangan dengan Amerika Serikat. Iran menyebut langkah-langkah militer yang dilakukan lebih bersifat defensif dan sebagai respons atas tekanan dari pihak lawan.
Baca Juga: Tegang, China Usir Kapal Perang Belanda di Laut China Selatan↗
Di sisi lain, ketegangan di kawasan Timur Tengah tetap menjadi perhatian dunia internasional karena berpotensi mengganggu stabilitas global, terutama terkait jalur energi dan perdagangan. Namun, Iran tetap menekankan bahwa mereka tidak menginginkan konflik meluas dan masih menganggap peluang perang besar tidak terlalu tinggi saat ini.

